Okay pada kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan sedikit mengenai salah satu karakteristik unik dimana saya termasuk didalamnya.. check this out!! semoga bermanfaat :)
Ada sosok
penyendiri di antara orang-orang yang sedang bergumul. Ada sosok pendiam di
antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Ada sosok yang terlihat
serius di tengah keadaan yang tenang. Ada juga sosok yang terlihat acuh di
tengah suasana yang tegang. Sosok ini berbeda,tak seperti kebanyakan orang.
Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit , tetapi ia
justru sedang memerhatikan. Ia senang menganalisa keadaan. Ia seorang
Introvert.
Introvert
adalah sebuah sifat dan karakter yang cenderung menyendiri. Mereka adalah
pribadi yang tertutup dan mengesampingkan kehidupan sosial yang terlalu acak.
Antonim dari sifat Introvert adalah Ekstrovert. Sifat Ekstrovert lebih
membutuhkan sosial, cahaya, kebisingan, ruang lingkup yang luas dan sebagainya.
Sedangkan Introvert lebih membutuhkan sebuah teh hangat dan berkumpul bersama
beberapa teman dekat saja daripada pergi ke tempat yang penuh dengan orang
asing. Introvert membenci basa-basi, oleh sebab itu mereka senang dengan perbincangan
yang padat dan bersifat informatif.
Dari pernyataan
di atas kita dapat mengambil kesimpulan kecil, bahwa Introvert adalah pribadi
yang “dalam”. Istilah Introvert ini dipopulerkan oleh seorang tokoh Ilmu
Psikologi yang bernama Carl Jung. Ia mengelompokan Introvert sebagai kaum
minoritas. Walau kaum minor tetapi peranan mereka dalam kehidupan sosial sangat
menonjol. Mungkin karena gestur dan sikap mereka yang sangat kontras berbeda
dengan kelompok dominan yaitu Ekstrovert. Namun, seorang Introvert tak sepenuhnya
senang menyendiri, hanya saja mereka lebih memilih untuk memiliki segelintir
teman dekat namun padat seperti buku. Maksudnya adalah, teman yang memiliki
cerminan pengetahuan dan pengalaman yang ada di hidup ini. Seorang Introvert
pun tidak pernah menceritakan tentang hal yang bersifat pribadi kepada
sembarang orang. Oleh karena itu, jika ada seorang Introvert yang dengan
sukarela mengeluhkan masalahnya kepadamu, maka kau adalah orang yang sangat
beruntung. Karena mereka telah mengategorikan dirimu sebagai seorang teman yang
hebat.
Jadi, apa
kelebihan yang dimiliki oleh seorang Introvert?
Seorang
Introvert lebih fokus kepada hal yang bersifat psikis daripada fisik. Mereka
senang menjelajahi ruang pikirnya, mereka membaca buku, menonton tayangan yang
dapat mengasah otak, karena mereka haus dengan segala hal yang berbau
informasi. Majalah American Journal of Psychiatry menyatakan bahwa, ada lebih
banyak darah yang mengalir di daerah Anterior pada otak bagian depan seorang
Introvert. Bagian ini berfungsi sebagai pengolah inti, seperti merencakan
sesuatu dan pemecahan masalah. Itulah sebabnya mengapa mereka memiliki kekuatan
konsentrasi yang baik, mereka cepat menangkap dan berintelegensi tinggi.
Introvert adalah pemikir yang dalam. Mereka mampu melihat suatu hal dari segi
manapun, berbeda dengan seorang Ekstrovert yang cenderung berpikir secara
momentum saja. Selain itu mereka pandai dalam memilah sesuatu, baik itu hal
kecil maupun besar, hal yang berguna maupun tidak.
Jika memang pemikiran Introvert sebaik itu, bagaimana dalam hal
berbicara? Apakah mereka dapat menyampaikan pesan secara detil seperti
yang ada di pikirannya?
Dalam sebuah
survey di kolom web LiveScience.com, reporter Rachael Rettner menulis bahwa,
apabila ada dua orang Ekstrovert dan Introvert yang dihadapkan dengan sebuah
pertanyaan, maka Ekstrovert akan menjawab secara Hiperbola, sedangkan Introvert
menjawab dengan Akurat. Apabila mereka melihat seekor ulat di atas makanannya,
maka seorang Ekstrovert akan bereaksi melebih-lebihkan daripada seorang
Introvert. Apabila dua orang Ekstrovert dan Introvert dihidangkan sebuah makan
siang dalam waktu yang bersamaan, maka seorang Ekstrovert akan berkata,
“Makanan ini enak sekali! Belum pernah saya merasakan yang seenak ini” lalu
seorang Introvert akan menjawab, “Iya, enak.” Dari segi pemahaman dan informasi
pendapat mereka berdua jelas berbeda. Itulah sebabnya mengapa kepribadian
Ekstrovert dianggap sebagai perusak survey atau membuat sebuah survey menjadi
tidak akurat. Karena Ekstrovert memberikan informasi secara berlebihan,
sehingga pencatat survey lebih mempercayakan seorang Introvert dalam hal
pendataan, ucap Donna McMillan seorang peneliti sekaligus ahli psikologi di St.
Olaf College.
Bahkan di dalam
dunia kerja, seorang Introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala tekanan
dan permasalahan. Mungkin karena kebiasaan mereka yang menyendiri sehingga
emosi mereka terlatih untuk tetap stabil. Selalu berpikir sebelum berbicara
adalah suatu naluri lahiriah bagi mereka. Introvert akan berhati-hati saat
menjelaskan pendapatnya, karena mereka tak suka dengan pertikaian yang tak ada
hasil. Oleh sebab itu mereka cenderung menjadi pendengar yang baik. Namun, di
balik itu semua, seorang Introvert yang sedang mendengar sangat pandai dalam
menggabungkan fakta-fakta dan prinsip serta pemikiran orang lain, kemudian
dijadikannya sebuah klausa sebab-akibat yang baik, lalu dikemas rapih dan
terbentuklah sebuah tesis, sebuah jawaban yang dapat menjadi pemecah masalah
bagi sebuah perdebatan yang terjadi. Bagi Introvert diam bukan berarti tak
mengerti atau tak peduli, tetapi mereka menganalisa. Kedetilan mereka akan
segala hal membuat Introvert menjadi pekerja yang baik.
Di dunia seni,
Introvert adalah penguasa. Ahli psikologi sekelas Mihaly Csikszentmihalyi dan Gregory
Feist mengatakan bahwa, orang-orang Introvert adalah orang dengan kreatifitas
berkelas nomor satu. Faktor ini terjadi karena mereka dapat menyelam penuh ke
dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi
dengan sunyi. Itulah syaratnya agar dapat menciptakan sebuah Adikarya. Biasanya
seorang Introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih
terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya kepada
orang lain.
Ada sebuah
fakta menarik dalam sebuah artikel di psychologytoday.com, yang menuliskan
bahwa, orang yang Ekstrovert lebih mencari kebahagiaan dan kehidupan yang
positif. Tetapi, bukan berarti Introvert mempunyai sifat yang berkebalikan,
seorang Introvert tidak pernah mengategorikan dirinya sebagai sesuatu yang
positif ataupun negatif, ia lebih cenderung menuju netral dalam kehidupannya.
Seimbang, seperti Yin dan Yang. Mereka sosok yang bersahaja. Sebagai contoh,
Mahatma Gandhi , dia adalah Introvert, Ghandi bersikeras memperjuangkan perdamaian
demi kebersamaan. Ia menetralkan semua bentuk perbedaan.
Selain Mahatma
Ghandi, ada pula tokoh dunia yang lainnya, yaitu Albert Einstein, Bill Gates,
Michael Jordan, Julia Roberts, Nicole Kidman, dan J.K Rowling. Mereka mampu
membuktikan bahwa, dunia pun membutuhkan mereka. Jika kau senang dengan kartun
dan tokoh pahlawannya, maka hampir dari semua pahlawan itu bersifat Introvert.
Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting
mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa.
Dan ini adalah
sepenggal kutipan dari Nicole Kidman, ia pernah berkata, “…… Sementara
introvert adalah kelompok minoritas dalam masyarakat, mereka membentuk sebuah
mayoritas bagi orang-orang yang berbakat.”
Introvert
memang pendiam namun memiliki sosok yang luar biasa di dalam tubuhnya.
Comments
Post a Comment